Rakor TPP Kabupaten Musi Banyuasin sukses digelar di Desa Lumpatan 2 dengan kehadiran Dinas PMD Bapak Yustamir untuk memperkuat koordinasi pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat.
pendamping-desa.com-Rapat Koordinasi Tenaga Pendamping Profesional (RAKOR TPP) Kabupaten Musi Banyuasin yang digelar di Desa Lumpatan 2 berlangsung penuh antusias dan menjadi perhatian berbagai pihak.
Kegiatan ini dihadiri oleh tenaga pendamping profesional, serta perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Musi Banyuasin.
Fokus pada Penguatan Koordinasi dan Kinerja Pendamping Desa
RAKOR TPP ini membahas sejumlah hal krusial terkait pelaksanaan program pembangunan desa, mulai dari evaluasi kinerja hingga strategi peningkatan kualitas pendampingan.
Dalam sambutannya, Bapak Yustamir menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor guna memastikan seluruh program pembangunan desa berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Rakor ini menjadi wadah penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat komunikasi, dan meningkatkan kualitas pendampingan terhadap desa-desa di Kabupaten Musi Banyuasin,” ujar Yustamir. Sambutan Korkab: Pendamping Harus Adaptif dan Profesional
Sementara itu, Koordinator Kabupaten (Korkab) TPP Musi Banyuasin, Bapak Indra Faizal, ST, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peran pendamping desa saat ini semakin strategis.
Ia menegaskan bahwa pendamping desa dituntut untuk terus meningkatkan kapasitas, profesionalisme, serta mampu beradaptasi dengan dinamika yang ada di lapangan. “Pendamping desa harus mampu menjadi motor penggerak pembangunan, sekaligus mitra strategis pemerintah desa dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Indra Faizal. Dipilihnya Desa Lumpatan 2 sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Desa ini dinilai aktif dalam pelaksanaan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, sehingga dinilai representatif sebagai tempat pelaksanaan rakor.
|